Allah itu Maha Baik. Allah lah yang menghadirkan keluarga-keluarga yang baik di sekitarku di saat aku merasa 'jenuh' dengan kondisi keluargaku yang rapuh.
Aku mengenal mereka sudah lama sekali. Beberapa kali aku datang ke rumahnya. Silaturahim..beberapa kali itu pula aku takjub dengan suasana di rumah itu. Benar- benar "rumah", beda dengan rumah yang aku rasakan selama ini.
Seorang ayah yang begitu kebapakan. Bijaksana. Bertanggungjawab. Benar-benar menjadi sandaran bagi anak istrinya. Pengalaman hidup yang selalu ia ceritakan saat aku kesana sungguh membuka mataku. Bagaimana beliau bekerja keras di waktu muda, mengalami masa-masa susah dalam hidup beliau tapi tidak melupakan sedekah, serta bagaimana sikap beliau kepada anak istrinya selalu membuatku iri. Ingin juga jadi anaknya. Haha..
Kemudian seorang istri yang patuh kepada suaminya. Mendedikasikan dirinya sepenuhnya untuk keluarganya. Dari beliau aku belajar, jadi ibu itu harus pandai, pandai apapun. Beliau cantik, aku suka melihat foto beliau waktu masih muda, sampai sekarang awet cantiknya. Dari urusan masak (masakan beliau enyaaakkkk) sampai nyetir mobil pun bisa. Seorang ibu itu harus bisa jadi sahabat untuk anak-anaknya dan pengayom bagi suaminya. Begitu yang aku tangkap dari sikap beliau kepada keluarganya.
Lalu anak-anak yang patuh, akur satu sama lain, ceria, baik hati, tidak pemilih saat berteman. Beruntung mereka mempunyai orang tua seperti mereka.
Keluarga ini memberiku banyak perubahan, dari yang semula aku pikir keluarga hanyalah sebuah kewajiban orangtua menyekolahkan anak dan kewajiban anak patuh pada orangtuanya, ternyata keluarga bisa se-menyenangkan ini, bisa sehangat ini, aku merasa menemukan oase di tengah-tengah mereka. Aku terharu. Sering aku menangis mengingat betapa baiknya sikap mereka kepadaku, aku yang bukan apa-apa mereka. Semoga Allah selalu memberikan keberkahan kepada keluarga mereka serta memberikan balasan terbaik kepada mereka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar