Sejak saya sakit, Qiyya dan ayah semakin dekat dari sebelumnya. Mungkin Qiyya tau kalau ibunya tidak bisa gendong dia sementara waktu.
Karena saya masih dalam proses pemulihan post KET, saya dan Qiyya pulang ke Magelang dulu. LDR lah Qiyya dan ayahnya. Kalau dulu sebelum ada Qiyya saya yang manja kalau LDR kini Qiyya lebih lagi. Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.
Sudah 2 hari ini ketika bangun tidur, Qiyya langsung memanggil ayahnya berkali-kali, lalu menangis. Melihat foto ayahnya juga dipanggil-panggil. Yang paling nyess bagi saya adalah ketika ada bantal dimana sarungnya ada karikatur ayahnya dan saya. Dia panggil bantal itu, "ayah". Dicium-cium bantalnya, dipeluk peluk. Bahkan ketika saya memeluk bantal ekspresinya sama ketika saya memeluk ayahnya, "emoooh.."
Nak, sabar yaaa.. 3 minggu lagi insyaAllah dijemput ayah..saat itu ibuk sudah sehat lagi. Ibuk sudah bisa gendong Qiyya lagi. Sudah bisa beberes rumah, masak, dll. Sekarang sama ibuk, uti, tante dulu yaaa.. sama ayah video call dulu yaaa. 😗😗😗
Tidak ada komentar:
Posting Komentar