Jumat, 14 September 2018

Komunikasi Produktif hari ke 9

Hari ini Qiyya super menguji kesabaran 😊. Salah satunya adalah saya tidak diijinkan memasak. Entah dia yang minta gendong saat saya memasak ataupun mencari perhatian dengan minta ASI, padahal tidak haus. Berikut percakapan antara saya (S) dan Qiyya (Q).

S: "Qiyya, ibuk masak dulu yaa?"
Q: "Emoh."
S: "Ibuk kan mau masak. Buat siapa?"
Q: "Qiyya.."
S: "iyaaa..buat siapa lagi?"
Q: "Qiyya"
S: "Ayah.."
Q: "..."
S: "Yuk.., ibuk masak, Qiyya mainan di dapur. Mainan mewarnai boleh.."
Q: "Aduk aduk.."(maksudnya mewarnai, karena dia suka proses pembuatan cat airnya yang diaduk-aduk, dia paling suka bagian aduk-aduk ini.)
S: "Ya, boleh" (Bergegeaslah kita ke dapur..hihiii..)

Saya persiapkan alat dan bahan mewarnai, palet diberi sedikit air dan pewarna makanan, kali ini tepung terigunya saya skip. Mau lihat perbedaannya. Setelah itu berikan pada Qiyya untuk diaduk-aduk dan siapkan kertas untuk dia mewarnai. Alhamdulillah, anteng. Ibuk bisa melanjutkan memasak dengan tenang beberapa saat. Sebelum akhirnya cat di paletnya ditumpahkan semua ke atas kertas. Hahaha..tidak apa-apa.. setidaknya Qiyya sudah mau ke dapur.. 😊

Komunikasi dengan anak itu melatih bagaimana dia berkomunikasi dengan orang lain. Dua tips yang saya terapkan kali ini adalah lakukan dengan intonasi yang ramah serta kalimat tunggal yang mudah dipahami.

#day9
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional

Tidak ada komentar:

Posting Komentar