Senin, 17 September 2018

Komunikasi Produktif hari ke 12

Pagi ini Qiyya tantrum untuk pertama kalinya. Penyebabnya sepele, hanya karena saya larang untuk makan kacang atom karena sedang makan pagi. Lalu Qiyya menangis kencang, berteriak, bilang ingin makan kacang atom. Saya konsisten untuk menolak karena jika diberikan  maka ia akan kenyang dan tidak mau melanjutkan sarapannya.
.
Apa yang saya katakan kepadanya tidak didengar, jadi saya diam selama ia masih menangis kencang. Hanya menggendongnya karena ia minta digendong. Sambil digendong, saya tunggu emosinya mereda. 10 menit kemudian emosinya mereda. Ia minta minum ASI. Baiklaah.. sambil menyusui saya belai kepanya, saya tatap matanya, lalu saya cium keningnya. Saya bilang, "Ibuk sayang sama Qiyya. Ibuk mau Qiyya maem nasi dulu baru maem kacang.."
.
Memang benar, ASI itu tidak hanya mengenyangkan tapi menenangkan bayi. Tidak butuh waktu lama, Qiyya sudah bisa tersenyum. Seolah lupa kejadian barusan. Lalu saya ajak untuk melanjutkan makan. Alhamdulillah mau dan habis. Setelah makan sudah tidak ingat kacang lagi.
.
Saat melakukan komunikasi kepada anak. Kuasai diri terlebih dahulu, jangan sampai terbawa emosi anak. Anak marah, berteriak, kita senyumin aja, sabaaar. Sulit memang butuh latihan berhari-hari bahkan berbulan-bulan..hehe..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar